Apa arti semua ini jika
hanya berjalan untuk sementara, apa arti semua ini jika hanya untuk kesenangan
mu belaka dan hanya ingin membuatku rapuh? Lihatlah aku, aku telah kaku,
begitupun
juga hatiku. Perasaan ini tak lagi peka untuk merasakan kasih sayang orang lain. Sadarlah sayang! Buka lah mata indahmu, peka lah dengan perasaanku, bangunlah dalam tidurmu. Lihatlah aku disini selalu menunggumu, selalu menyayangimu, terima kau apa adanya. Ku harap kau sadar akan hal itu.
juga hatiku. Perasaan ini tak lagi peka untuk merasakan kasih sayang orang lain. Sadarlah sayang! Buka lah mata indahmu, peka lah dengan perasaanku, bangunlah dalam tidurmu. Lihatlah aku disini selalu menunggumu, selalu menyayangimu, terima kau apa adanya. Ku harap kau sadar akan hal itu.
Biarkan air mata ini jatuh
membasahi pipi. Agar kau tau jika aku mencintaimu, jika aku menyayangimu. Semua
hanya impian belaka jika aku mengharapkan kau kembali seperti dirimu yang dulu.
Andai ku bisa memutar waktu , kan ku ulang momen – momen indah dan kasih sayang
yang tulus yang pernah kita lakukan waktu itu. Walau badai menghalang, walau
angin berhembus ku tetap tak akan peduli. Ku acuhkan semua cakap orang yang
menghalangi perasaanku. Ku kan tetap menyayangimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar