Hati yang kosong perlahan
terusik oleh kehadiran sesosok makhluk yang terlampau sempurna bagiku. Entah
darimana datang maupun asalnya. Yang jelas aku nyaman berada disisimu. Tak
peduli dari dari mana kau datang, dan tak peduli darimana pertama kali ku
menemukan sosok sepertimu. Yang jelas, aku tak ingin kau pergi. Tetaplah
tinggal disini, dihati yang kosong dan tak berpenghuni.
Kemanapun langkah kakimu
melangkah,
ku akan tetap
berada disampingmu. Menjadi sandaran yang nyaman disaat kau membutuhkan bahu
untuk bersandar. Sejauh apapun matamu menerobos melihat masa depan, kan ku
pastikan aku akan selalu ada dalam bayanganmu. Sejauh apapun kau pergi untuk
mendengar dan mencari segala informasi yang kau butuhkan untuk masa
depanmu, kan ku pastikan suaraku kan tetap terdengar dan menguatkanmu disaat
kau terpuruk dan terjatuh. Dan disaat tubuhmu letih akan semua masalah yang kau
punya, tangan ini tak akan pernah lelah menarik dan memulukmu jika kau , membutuhkan
ketenangan.
Bukankah semua didunia
tercipta untuk saling melengkapi? Dan bukankah aku dan kamu akan
bersatu menjadi "kita" jika terjadi cinta? Cinta
berperan sebagai lem perekat dalam suatu hubungan. Jika cinta itu tumbuh
semakin kuat maka kata “kita” tak akan pernah terpisah. Tapi jika
cinta perlahan tumbuh makin lemah maka dapat dipastikan kata “kita” tidak
akan pernah terdengar lagi.
Dan aku tak akan pernah ingin
kata “kita” pergi tuk selamanya. Aku ingin kata “kita” akan
selalu ada dan tetap terdengar, kapanpun, meskipun dari zaman kuno telah
berubah menjadi zaman modern aku tak akan pernah rela melepas kata “kita”
dalam hatiku. Karena bagiku, “kita” adalah sepasang yang telah
diciptakan untuk saling melengkapi, dan akan dipastikan oleh Tuhan tak akan
terpisah hingga maut menjemput.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar